Belajar menjadi jurnalis atau wartawan ternyata tidak harus menunggu dewasa. Mulai sejak dini juga bisa. Tidak sulit kok! Buktinya siswa-siswi MTs Al Ulum, Jalan Amaliun Gang Johar mampu menjadi jurnalis cilik. Tidak hanya menjadi jurnalis, ternyata siswanya juga dilatih menjadi penulis cilik. Wah, bagus bangeet!
Untuk menciptakan jurnalis dan penulis cilik handal. MTs Al Ulum memprogramkan pelatihan rutin yang digelar setiap bulan. “Setiap bulan, selama tiga hari, kita akan buat pelatihan. Kita juga mengangkat pembimbing khusus. Untuk itu, anak-anak diminta serius selama mengikuti pelatihan,” kata Kepala MTs Al Ulum, Drs HM Riadi Lubis saat membuka pelatihan yang digelar sejak Senin-Rabu (11-13/2) di musollah sekolah.
Didampingi, guru-guru pembimbing Juliati Hutapea, SPd, Lastrida Gurning, SPd, Irfan Pasaribu, SPd, dan Harizi El Mar’ah. Dia meminta agar siswa yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan Dasar Jurnalistik untuk aktif menjadi penulis di majalah sekolah MTs Al Ulum, yakni Majalah Tarbiyah.
“Selama ini kita kekurangan penulis. Makanya, pelatihan ini menjadi modal dasar untuk pembinaan SDM Majalah Tarbiyah dan saya minta kalian berpartisipasi mengisi majalah.
16 Februari, 2013
Yuk, Jadi Jurnalis Cilik
Belajar menjadi jurnalis atau wartawan ternyata tidak harus menunggu dewasa. Mulai sejak dini juga bisa. Tidak sulit kok! Buktinya siswa-siswi MTs Al Ulum, Jalan Amaliun Gang Johar mampu menjadi jurnalis cilik. Tidak hanya menjadi jurnalis, ternyata siswanya juga dilatih menjadi penulis cilik. Wah, bagus bangeet!
Untuk menciptakan jurnalis dan penulis cilik handal. MTs Al Ulum memprogramkan pelatihan rutin yang digelar setiap bulan. “Setiap bulan, selama tiga hari, kita akan buat pelatihan. Kita juga mengangkat pembimbing khusus. Untuk itu, anak-anak diminta serius selama mengikuti pelatihan,” kata Kepala MTs Al Ulum, Drs HM Riadi Lubis saat membuka pelatihan yang digelar sejak Senin-Rabu (11-13/2) di musollah sekolah.
Didampingi, guru-guru pembimbing Juliati Hutapea, SPd, Lastrida Gurning, SPd, Irfan Pasaribu, SPd, dan Harizi El Mar’ah. Dia meminta agar siswa yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan Dasar Jurnalistik untuk aktif menjadi penulis di majalah sekolah MTs Al Ulum, yakni Majalah Tarbiyah.
“Selama ini kita kekurangan penulis. Makanya, pelatihan ini menjadi modal dasar untuk pembinaan SDM Majalah Tarbiyah dan saya minta kalian berpartisipasi mengisi majalah.
15 September, 2012
LAUNCHING BUKU RAHUDMAN DI MATA JURNALIS
ORBIT-BUDAYAWAN Budayawan Pramoedya Ananta Toer pernah menyatakan, sebaik apapun dan sepintar apapun diri manusia, akan menjadi tidak berguna jika tak dibukukan.
Begitu juga dengan momen-momen penting yang terlalu sayang terlewatkan begitu saja tanpa adanya satu eksemplar yang bisa diabadikan.
Demikian dikatakan Kordinator Wartawan Unit Pemko Medan M Arifin dalam Launching buku Rahudman di Mata Jurnalis yang digelar di Aryaduta Hotel, Jumat (13/7).
Di hadapan Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap dan Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin SE Msi, Arifin memaparkan alasan pembuatan buku tersebut.
Dikatakan, para Jurnalis yang bertugas di Pemko Medan tidak ingin melewatkan momen penting selama menjalani pekerjaan jurnalistiknya meliput agenda Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap.
Menurutnya, momen penting itu akan menjadi bermanfaat jika dibukukan dan menjadi sebuah bahan bacaan bagi masyarakat Kota Medan. “Ini sebagai kado ulang tahun Kota Medan yang baru saja kita peringati,” ungkap Arifin.
03 Desember, 2011
Walikota Medan Dukung Road Show Jurnalistik Goes to School
Medan, (Analisa). Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap, MM mendukung Road Show Jurnalistik Goes to School tahun 2011 yang digelar di enam sekolah.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa khususnya pengetahuan tentang dasar-dasar jurnalistik dan fotografi,"kata Rahudman Harahap ketika menerima audiensi Koordinator Wartawan Unit Pemko Medan, di ruang khusus walikota, Rabu (16/11).
Walikota Minta SKPD Terbuka untuk Wartawan
MedanBisnis �Medan.
Walikota Medan Rahudman Harahap menjamu makan malam pengurus Kordinator Wartawan Unit Pemerintah Kota (Pemko) Medan di Pendopo Rumah Dinas Walikota Medan kawasan Jalan Sudirman Medan, Jumat (24/6) malam. Jamuan makan malam tersebut dimaksudkan sebagai jalinan silaturahmi pengurus yang baru terpilih untuk periode 2011-2013 antara Walikota dan seluruh jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setingkat kepala dinas, kepala badan, kepala bagian dan Camat se-Kota Medan.
Dalam kesempatan itu, Walikota juga meyampaikan pada pimpinan SKPD di bawahnya untuk tidak menutup diri atas segala informasi pada wartawan. Justru dia menilai, jika pimpinan SKPD menutup diri, maka akan merasakan kerugian sendiri, karena tidak diperhatikannya.
"Kalian (pimpinan SKPD_red) mulailah dari sekarang untuk tidak menutup diri atas segala informasi. Jangan sampai timbul, kalau ada tender kepala dinas tidak ada di kantor. Sudah saatnya kita membuka diri dan bersinergi serta jangan sampai menutup diri dengan wartawan ataupun sampai alergi. Setiap hari saja saya bertemu wartawan, malah saya balik bertanya pada wartawan, ada lagi yang mau ditanya?. Berikanlah informasi itu dengan benar. Bisa saja dengan kritikan dari wartawan melalui media dari informasi yang keluar di SKPD bersangkutan saya lebih sayang pada kalian. Saya bisa lebih perhatian pada kalian dengan informasi tersebut," ujarnya memberikan arahan pada pimpinan SKPD yang hadir.
Rahudman juga menyadari pers berperan tidak hanya menggaungkan apa yang sudah dilakukan Pemko Medan, namun juga mengkritisi program pembangunan yang ditawarkan sejalan dengan visi dan misi kepala daerahnya.
"Kritik dan saran dibutuhkan oleh pemerintah kota. SKPD harus menjelaskan informasi yang benar dan tidak separuh-separuh, agar jangan ada informasi yang kabur dan tidak pas. Wartawan juga saya minta untuk berimbang dengan memberikan kesempatan pada kami untuk menjelaskan informasi yang dinilai menyimpang agar tidak ada kesalahpahaman," ujarnya.
Walikota Medan juga sempat menyinggung kinerja Bagian Humas Setdakota Medan yang masih belum maksimal memfasilitasi pers selama ini. Dia menilai Humas seharusnya lebih berperan aktif dalam menangkap isu-isu atau perkembangan informasi termasuk keberadaan wartawan di teras Kantor Walikota yang dinilai merusak estetika di Pemko Medan.
Dalam acara tersebut sekaligus perkenalan pengurus baru Kordinator Wartawan Unit Pemko Medan periode 2011-2013 antara lain Ketua Muhammad Arifin (Harian Analisa), Wakil Ketua Muhammad Edison Ginting (Harian Waspada), Sekretaris Reza Shahab (Harian SINDO), Wakil Sekretaris Ismail Nasution (Harian Bersama), Bendahara Adi Wasgo (Harian Mandiri), Kordinator IT Sulaiman Achmad (Harian MedanBisnis), Kordinator Hubungan Antar Wartawan Misnaryadi (Harian Portibi) dan Kordinator Sosial Irwan (Suara Nasional).
Langganan:
Komentar (Atom)
